Monday, September 16, 2019

Cara Kabur Hero-Hero Support Mobile Legends



Sudah bukan kabar baru kalau Mobile Legends merupakan salah satu game moba yang sangat hits sampai detik ini. Meskipun penulis pribadi bukan seorang pro player Mobile Legends, tapi sedikitnya lumayan tau mengenai skill-skill hero di Mobile Legends. Sekedar informasi saat artikel ini dibuat, Mobile Legend sedang berada di season 12 menuju pergantian ke season 13. Dikarenakan biasanya skill-skill hero di Mobile Legend itu terkadang di rework sama Moonton, so untuk saat ini kita akan bahas sesuai dengan kondisi skill hero di season saat ini saja ya. 
 
Kalian mungkin pernah ngalamin kondisi dimana HP hero kita sedang sekarat dan di kejar-kejar musuh. Gimana sih rasanya ? Pasti panik banget kan? Selain kita bisa manfaatin spell Flicker atau Sprint untuk menghindari musuh, beberapa hero sudah dibekali dengan skill kabur yang sangat berguna. Tapi ada yang bilang kalau tidak semua hero itu bisa kabur. Alias ada hero-hero yang mustahil untuk kabur. Yakin?? Hm… kalo menurut penulis sih hampir semua hero di mobile legend itu bisa kabur kok. Hanya caranya saja yang beda-beda. Kali ini kita akan bahas cara kaburnya hero-hero support. Meskipun tugas support itu adalah membantu tim, tapi kalau lagi sekarat apa salahnya kita kabur sendiri saja. Daripada jadinya malah mati satu tim. Ya kan? Hehe. Langsung saja gimana cara kaburnya hero-hero support dengan memakai skill.

1. Angela

  • Skill 2 (Puppet on a String). Dengan skill ini, Angela dapat mengikat musuh dan mengurangi movement speed musuh sampai 80% lho. Jadi selagi kita berlari, kita bisa memakai skill ini. Dan kalau musuh sudah terikat selama 3 detik tanpa putus, musuh akan terkena stun 1,5 detik. Jadi manfaatkan waktu tersebut buat kabur. Angela juga punya keuntungan dari pasifnya. Dimana kalau dia mengeluarkan skill, maka movement speed Angela bakal lebih cepat. Ditambah kombinasi skill 1 yang bisa healing diri sendiri biar gak sekarat banget.
  • Skill 3 ultimate (Heartguard). Dengan skill ini Angela bisa berteleportasi atau merasuki teman satu tim yang lokasinya jauh dari musuh. Jadi kalau sempat buat ngeluarin ulti, maka keluarin saja. Dengan begitu kalian bisa pindah tempat dan selamat dari kejaran musuh. Usahakan Saat melakukan ulti ini, kalian sembunyi dulu di semak2 supaya proses ultinya tidak terganggu musuh.
 2. Nana


  • Skill Pasif (Molina’s Gift). Ketika skill pasifnya muncul, yaitu saat nana mendapat serangan yang mematikan, nana akan berubah jadi molina selama 2 detik dan movement speednya akan bertambah 70%. Nana juga jadi kebal sama serangan apapun. Jadi berlarilah sekencang mungkin ya na.. Wkwk.
  • Skill 2 (Molina Smooch). Kalo kalian lagi dikejar-kejar musuh, coba arahkan skill 2 ke depanmu ya. Bukan ke arah musuh. Karena kalo ke arah  musuh, ada kemungkinan molina bisa meleset. Atau molina akan lama mengejar musuhnya. Tapi kalo diarahin ke depan, dan kamu nanti melewati molinamu sendiri, maka musuh yang mengejarmu bakal kena jebakan Molina yang ada di depan. Musuh juga bakal terkena efek slow 50% karena berubah jadi Molina selama 1,5 detik.
  • Skill 3 ultimate (Molina Blitz). Sambil kalian berlari, kalian bisa mengarahkan ulti ke musuh yang mengejar kalian. Selain damagenya yang besar, ulti Nana juga bisa menghasilkan efek slow ke musuh. Dan kalo musuh yang sama terkena ulti dua kali, musuh tersebut bisa terkena stun. Manfaatkan waktu tersebut buat kabur.

3. Rafaela


  • Skill 1 (Light of Retribution). Dengan mengeluarkan skill ini, Rafaela bisa membuat movement speed si musuh yang mengejar kita jadi lebih lambat 60% selama 1,5 detik. Sambil menghasilkan damage juga tentunya.
  • Skill 2 (Holy Healing). Rafaela bisa menyembuhkan diri sendiri dan menambah movement speed untuk dirinya sendiri sebesar 50%. Kombinasikan skill 1 dan 2 siapa tau malah musuh yang mengejar kita lah yang akan mati karena nyawanya terkuras sedikit demi sedikit. Sedangkan nyawa kita malah bertambah.
  • Skill 3 ultimate (Holy Baptism). Kalau terkena musuh, skill ini bisa menyebabkan stun selama 1,5 detik. Jadi ada kesempatan buat kabur deh. Banyak juga ya cara kaburnya Rafaela.

4. Minotaur


  • Skill 1 (Despair Stomp). Dengan skill ini, Minotaur bisa loncat ke arah yang di tentukan dan menjauh dari kejaran musuh. Kombinasikan juga dengan skill 2 untuk menyembuhkan diri sendiri saat berlari biar gak sekarat banget nyawanya.
  • Skill 3 Ultimate (Minoan Fury - Rage State). Kalo lagi dalam mode Rage dan memungkinkan untuk ulti, Minotaur bisa membuat musuh yang mengejarnya terkena damage, knock up, dan slow sebesar 70% lho.
5. Lolita

  • Skill 1 (Charge). Lolita akan sedikit meloncat ke arah yang ditentukan. Lumayanlah bisa menjauh dari musuh yang mengejar. Kalo misalnya masih ke kejar sama musuh, lolita bisa menstun dulu si musuh selama 0.8 detik dengan next basic attacknya asalkan rentang waktu basic attack tersebut tidak lebih dari 4 detik setelah Lolita loncat.  Nah saat musuh terstun itu, Lolita bisa lari lagi deh. Lolita juga bisa mengeluarkan skill 2 nya untuk membentengi diri saat berlari. Pastikan dia berlari dengan cara mundur (mengarahkan shield ke musuh).
6. Estes

  • Skill Pasif (Scripture of the Moon Elf). Saat skill pasif Estes tersedia, yaitu kalau sudah mencapai 100 stack, maka basic attack selanjutnya selain menghasilkan damage besar, memantulkan damage ke musuh di sekitar area, dia juga akan membuat musuh terkena slow 60% selama 1,5 detik lho.
  • Skill 2 (Domain of Moon God). Sambil berlari, Estes bisa mengeluarkan skill 2 ke arah musuh, selain memberikan damage, musuh yang memasuki area skill 2 Estes juga akan terkena efek slow 75% selama 1,5 detik. Kalo sempet, mungkin Estes bisa ngeluarin skill 1 atau 3 untuk healing diri sendiri biar gak sekarat.
7. Diggie

  • Skill 1 (Auto Alarm Bomb). Diggie bisa mengeluarkan bom dan menghasilkan damage serta membuat efek slow ke musuh yang terkena bom sebesar 30%.
  • Skill 2 (Reverse Time). Sambil berlari, Diggie juga bisa mengeluarkan skill 2. Musuh yang terkena skill 2 ini akan ketarik lagi ke belakang (ke posisinya semula) setelah 4 detik dan menghasilkan slow sebesar 80%. Ini sangat berguna banget untuk kabur dan merupakan skill yang sangat efektif.
  • Skill 3 ultimate (Time Journey). Sebenarnya ini lebih ke skill defense. Karena saat Diggie mengeluarkan skill ini, Diggie dan teman satu tim akan mendapat defense tambahan dan kebal dari CC musuh. Meskipun di keterangan skillnya gak memuat tentang nilai movement speed, tapi pada prakteknya saat Diggie mengeluarkan ulti, movement speednya bertambah sedikit. Lumayan buat menghindari kejaran musuh sambil menambah defense kita biar gak mati.
8. Kaja
  • Skill 1 (Ring of Order). Sambil berlari, Kaja bisa mengeluarkan skill 1 berupa lingkaran  yang mengembang. Musuh yang terkena linkaran itu akan mengalami slow sebesar 40% selama 1 detik. Manfaatkanlah kondisi musuh yang sedang slow itu untuk kabur dan kombinasikan dengan skill 2.
  • Skill 2 (Lighting Bomb). Kaja bisa loncat atau blink ke arah yang di tentukan untuk kabur sambil mengeluarkan 3 bom listrik yang akan menghasilkan damage kepada musuh yang menyentuhnya.
9. Faramis


  • Skill 1 (Shadow Stampede). Dengan mengaktifkan skill ini, Faramis akan masuk ke mode shadow dan meningkatkan movement speednya sampai 70% selama 3 detik. Dengan demikian Faramis bisa berlari lebih kencang untuk menghindari musuh.

Itu dia cara-cara kabur hero support yang banyak memanfaatkan efek slow dan stun kepada musuh sehingga ada jeda waktu untuk bisa lari menjauh. Selain untuk kabur, sebaliknya cara-cara tersebut juga bisa saja dipakai untuk mengejar musuh. Kira-kira cara yang mana nih yang sering kalian gunakan? Atau cara mana yang paling unik dan efektif? Atau bahkan ada yang baru tahu dengan cara-cara kabur ini? Jangan lupa nanti coba di praktekan kalau kalian sedang di kejar-kejar musuh yaaa.. supaya selamat dan gak terbunuh dengan mudah.





Friday, August 30, 2019

Pengalaman Operasi Sinusitis dan Pasang Grommet



Halo-halo..

Apa kabarnya nih? Lama tak bersua ya..jadi kikuk deh perasaan..hehe

Mohon maaf nih aku baru nongol lagi setelah sekian abad gak ngongol2 *lebay. It’s been soo hard for me latelly. Tapi sekarang aku siap untuk berbagi pengalaman yang moga-moga aja bisa membantu yang sedang cari-cari informasi.

Well, beneran deh ini.. aku bikin tulisan jadi rada kikuk gini. Entah kenapa haha. Efek kelamaan absen kali yaa.. Kali ini aku mau cerita pengalamanku yang sesuai dengan judul yaitu operasi sinusitis dan pasang grommet yang aku jalani bulan Juni 2019 lalu.

Sebelum lebih jauh, mungkin kalian ada yang belum tau apa itu Sinusitis dan Grommet. Sinusitis itu peradangan yang terjadi di saluran sinus yg intinya berhubungan sama saluran dalam hidung. Kalau grommet, atau kata lainnya pipa Timpanostomi adalah semacam alat kecil berbentuk pipa yang dipasang di dalam gendang telinga yang di sayat kecil dan berfungsi untuk memberi ventilasi antara telinga luar dan telinga tengah agar tekanan udaranya seimbang dan juga untuk mengeluarkan apabila ada cairan yang terjebak di telinga tengah.. 

Anggap aja kali ini aku jadi dokter THT abal-abal yg sok tau ya wkwk. Jadi telinga kita itu ada tiga bagian: telinga luar, telinga tengah, dan telinga dalam. Posisi gendang telinga itu ada di perbatasan antara telinga luar dan telinga tengah. Kalo temen-temen suka ngorek2 kuping pake cotton bud untuk membersihkan kotoran telinga, itu itungannya masih dalam area telinga luar ya.. bagian yang emang terbuka langsung dengan lubang telinga, daun telinga dan tentunya udara bebas. Nah dibalik gendang telinga, ada telinga bagian tengah dan disini ada yang namanya saluran Eustachius, yaitu saluran yang menghubungkan antara telinga bagian tengah dengan rongga belakang hidung atau saluran sinus. Makanya ada istilah THT- KL: Telinga, Hidung, Tenggorokan – Kepala, Leher. Sambung menyambung menjadi satu itulah indonesia *kok jadi nyanyi Sabang sampai Merauke :V weeew

Sampe disini udah ada gambaran kan ya?

Nah, namanya juga manusia, kita tidak terlepas dari adanya berbagai kondisi yang tak diharapkan. Disini aku mau share tentang yang namanya Otitis media atau radang telinga tengah. Inilah yang menyebabkanku harus pasang grommet
- - -

Flash back ke belakang. Saat itu aku sekeluarga lagi mudik lebaran Idul fitri ke Bogor, tiba-tiba pas di perjalanan di dalam mobil, kuping kiri ku ngerasa bindeng dan agak sakit gitu pas telinganya ditekan. Pernah gak sih kalian kalau lagi lama di dalam mobil terus ngerasain bindeng2 dan kaya budeg gitu karena tekanan udara? Biasanya kalo kita nguap, bindengnya ilang. Kalo pernah, ya kaya gitu awal mulanya. Tapi kalo gak pernah ya pokonya bayangin aja deh gimana rasanya bindeng kalo lagi flu. Cuman pada saat itu aku ngerasain rasa sakit juga kalo telinganya ditekan. Tapi aku abaikan karena ku pikir mungkin nanti juga bakal hilang sendiri kalau sudah turun dari mobil. Singkat cerita, setelah beberapa hari, rasa sakit di telinga kiriku itu emang hilang tapi malah berganti jadi kaya telinga kemasukan air. Mirip-mirip kalau kita habis bernang. Kalo berbicara, suara tuh seperti menggema di dalam telinga. Berhubung gejala ini gak ilang-ilang, akhirnya setelah aku pulang ke Jakarta, aku periksa ke dokter. Saat itu aku belum tau jadwal dokter THTnya jadi periksa ke dokter umum. Dokternya neropong telinga aku pake Otoskop. Hasilnya adalah ada radang di telinga aku karena dibagian gendang telinganya itu agak bengkak dan merah katanya. Aku dikasih obat dan antibiotik. Seminggu berlalu, gejala bindeng dan sakit udah mulai mendingan tapi aku masih penasaran apakah sudah sembuh total atau belum. Akhirnya aku buat reservasi dengan dokter spesialis THT.

Tibalah hari pemeriksaan. Awalnya telinga aku di teropong lagi pakai otoskop dan ya sama kaya apa yang dikatakan dokter umum sebelumnya, ternyata telingaku terkena infeksi dan itu belum sembuh total. Cuman lebih spesifik disebutkan namanya adalah Otitis Media Akut. Otitis media itu ada yang akut dan ada yang kronik, kalau yang akut itu artinya otitis media yang terjadi secara tiba-tiba. Atau belum lama terjangkit. Kalau yang kronik setau aku itu kondisi yang udah lebih parah dan sudah lama kali ya. Ah gatau juga deh takut salah jelasin.

Terus aku diperiksa pake alat Timpanometri. Bentuknya kaya mesin yang ada headset kecilnya buat mendeteksi gelombang dengar. Dan setelah beres, akan ada semacam Print out gelombang dengar telinga kita. Hasilnya saat itu pendengaran telinga kanan ku normal. Gelombang suaranya naik turun. Tapi telinga kiriku pendengarannya datar. Dalam hal ini karena emang saluran dengarku tertutup akibat adanya semacam cairan di belakang gendang telinga. Kata dokter THT cairannya itu lengket ibarat lem, biasa disebut Glue Ear. Glue ear ini terbentuk dari lendir-lendir jaringan telinga tengah akibat pembengkakan saluran Eustachius. Pokonya gitu deh singkatnya.

Alhasil hidungku pun turut diperiksa dan ternyata memang ada pembengkakan jaringan sinus. FYI pembengkakan di saluran sinusku itu akibat Rhinitis alergi. Jadi memang pada dasarnya beberapa bulan ke belakang, bahkan udah lama sih kayanya tiap pagi-pagi atau kena udara dingin, aku suka bersin-bersin terus. Dan jadi anak ingusan (-,-)’ Tapi kalo udah siang dan terkena panas biasanya sembuh sendiri. Ternyata itu adalah Rhinitis alergi dingin dan lama kelamaan bikin jaringan sinusku bengkak.

Dokter menyarankan 2 tahap solusi dalam kasusku ini. Pertama, aku harus operasi pasang grommet buat ngeluarin cairan yang di telinga tengah. Karena kalau cairannya tidak dikeluarkan, akan beresiko tuli permanen katanya *ngeri bgt kan. Kedua, aku harus operasi pengangkatan jaringan sinus yang bengkak dengan metode Operasi Fess. Karena kalau jaringan sinus yang bengkak ini gak diangkat, kemungkinan nanti-natinya bakal terulang kejadian yang sama lagi. Dan fyi buat operasinya itu akan dibius total. Tapi sebelum menuju operasi itu, aku masih dikasih obat selama satu minggu dan sempet ronsen kepala juga. *ngeri deh liat tengkorak sendiri :’( 

Ada satu pertanyaan dokter dari hasil ronsen dibagian hidung, “kamu pernah patah hidung?” Hah?? Aku kaget, kayanya gak pernah deh. Selama ini kayanya aku gak pernah ngalamin hal-hal aneh dibagian hidung. Dokter menunjuk gambar ronsenku kaya ada patahan gitu daerah hidung tapi ya entahlah apa itu bawaan lahir atau emang pernah kecelakaan yang aku lupakan. Pokonya ada bagian yang entah apa aku lupa intinya tulang dalam hidung kanan dan kiri beda sebelah.

Seminggu berlalu, aku check up lagi ke dokter THT, dan hasilnya aku disarankan untuk operasi. Takut sih, tapi daripada aku tuli permanen, lebih baik aku usaha untuk kesembuhan diriku sendiri. Mamah sempet ngajak buat berobat alternatif dulu sebelum operasi tapi aku kaya udah termakan omongan dokter jadinya aku iya-in untuk menjalani operasi.
 
Tibalah hari operasi yang sudah di jadwalkan. Saat itu kaya semua terjadi begitu saja dan bahkan aku belum faham apa2 tentang operasi. Aku cuti kerja dan dari pagi aku udah ke RS ngurusin administrasi asuransi yang lamaaaa banget nunggu approval yang akhirnya masih belum juga di approve. Tapi berhubung udah kelamaan nunggu akhirnya aku menandatangani surat pernyataan untuk bayar biaya sendiri kalau seandainya nanti asuransi tidak di setujui. FYI itu biaya keseluruhan sekitar 34jt lebih :”( Biaya dua tindakan operasi dan satu malam rawat inap kelas 2 di RS daerah Bintaro.

Sebelum operasi, ternyata kita juga diharuskan untuk mengikuti prosedur pra operasi. Yaitu cek lab darah dan urine, cek dokter umum, bla bla bla… Panjang deh rangkaiannya. Kesana kemari. Antri ini antri itu. Nunggu sini nunggu situ. Yang jelas tadinya operasi jadwal jam 4 sore, baru terlaksana abis magrib. Dan aku juga dari siang sudah disarankan untuk puasa. Padahal aku niatnya pengen beli kfc samping RS :/

Saat itu aku dianter Bubu, sahabatku dari jaman kuliah. Karena kebetulan Bubu lagi libur kerja. Aku gak minta ditemenin ortu, soalnya gamau repotin, mereka jauh soalnya. Aku maksa bilang ke ortu, untuk ga usah dateng hehe. Kalo Bubu sih udah biasa aku repotin wkwkwk… (^^)v peace Bu.. and thank you so much yak!!

Tibalah aku dipanggil ke sebuah ruangan. Aku dikasih penutup kepala dan baju operasi yang kalian tau lah ya mirip-mirip apron gitu ada talinya di belakang dan aku cuma pake celana dalem doang. *husss ga usah dibayangin!

Setelah beres ganti baju, barang bawaan aku titipin Bubu dan aku masuk ke ruang bedah dianter suster. Bubu nunggu diruang tunggu. Suer deg deg an bangettt :(:’( yang selama ini aku biasa liat di TV, sekarang malah aku alamin sendiri. Di ruang bedah udah ada beberapa suster yang pada sibuk nyiapin alat2 bedah dengan memakai seragam yg sama dan pada pake masker. Jadi gak keliatan deh muka-mukanya. Lalu aku disuruh tiduran di kasur operasi yang ukurannya bener2 buat sebadan kita aja. Kecil. Dan akupun dipasang jarum infus dan kabel-kabel di dada buat monitoring detak jantung. Mulai deh ku dengar suara monitor detak jantungku yang naik turun. Aku cuma liat keatas, liat lampu operasi, dan baca-baca do’a. Takut banget ya tuhan... Dingin rasanya. Aku lihat dokter THT ku masuk ruang operasi dan langsung siap-siap. Terus ada juga dokter lain yang dateng memperkenalkan diri dengan ramah..

“Hai ki.. nama saya dr.Andy (nama samaran). Saya dokter anestesi (dokter bius).
  Kamu sebelumnya udah pernah operasi belum?”

“Belum pernah dok. Saya takut. Ini gak bakal kenapa-kenapa kan?”

“Ohh, jadi ini baru pertama kali yaa..? “ (si dokter blm ngejawab pertanyaanku :v)

“Iya, semoga pertama dan terakhir deh dok” jawabku.

“Hehe gak apa-apa ko kaya tidur biasa aja ki. Saya mulai anestesinya ya”

Lalu kayanya si dokter menyuntikan cairan anestesi lewat selang infus ditanganku. Aku cuma liat lurus aja keatas, melihat lampu operasi dan masih baca-baca do’a. Eh tiba-tiba gak lama kemudian, kepalaku kaya keliyengan gitu. Aneh, badan serasa naik turun di atas Roller coaster. Mata mulai berat dan ngantuk. Dalam hati aku bergumam cepet banget ya ternyata reaksi biusnya. Teler amaddd aku ini. Kukira aku bakal susah dibius Hahaha. Gak sampe semenit kayanya. Abis itu blank...... sama sekali gak inget apa-apa….....

- - - - - - - - -

Pas sadar aku udah di ruangan yang berbeda dan aku dengar samar-samar susternya bilang “Mas, sudah selesai ya operasinya”. Lalu aku perlahan buka mata kaya abis tidur gitu tapi badan menggigil banget. Dingiiiiiiin banget sampe gemeteran seluruh badan (mungkin efek bius itu kali ya). Dan ada seorang suster yang masangin semacam alat penghangat (patient warmer) kedalam selimutku dan aaah… nyaman banget rasanya.. anget.. tapi badan lemes dan hauuusssss parah. Dan ya tentunya aku udah pindah kasur dan dipakein selimut sebelum aku sadar. Aku lihat ada si Bubu lagi duduk di kursi samping dan aku bilang sama Bubu kalau aku haus banget pengen minum. Tapi kata susternya belum boleh minum. Akhirnya aku cuma bisa diem dan nelen ludah. Abis itu aku dibawa ke ruangan rawat inap. Sepanjang jalan aku liat orang-orang ngelihatin aku yang terkulai dikasur yang di derek suster2. Setelah sampai ruang rawat inap, barulah aku dikasih minum. Aku nanya sama Bubu berapa lama sih tadi operasinya. Bubu bilang sekitar satu jam setengah. Padahal aku kaya ngerasa tidur 5 menit doang lho. Suer. Dan itu gak inget apa-apa, gak ada mimpi sama sekali. Blank aja pokonya. FYI aku gak ngerasain sakit juga udahannya. Hanya saja memang aku sadar kalau dari hidung sama telinga aku masih keluar darah dan ditutup sama tampon. Disitu aku juga dikasih toples kecil berisikan jaringan sinusku yang udah dipotong. Ngeri sih tapi aku simpan buat kenang-kenangan deh.

Malemnya setelah operasi, aku udah bisa duduk tapi darah keluar terus dari hidung kiri, jadi aku bersihin terus pake tissue. Setelah itu aku tidur lagi dan Bubu kayanya tidur di mushala. Kasian Bubu.
Besok pagi nya, barulah aku dikasih sarapan. Dan suster bilang kemungkinan hari itu aku udah bisa pulang :O padahal darah aku masih ngalir dari hidung lhooo. Dalam hati aku bergumam“ ini beneran aku udah bisa pulang???”

Bubu masih setia menemani hehe. Disini aku ngerasa bersyukur banget punya sahabat yang baik dan mau direpotin. Lalu dateng juga Mey Mey, sahabatku yang lain turut nemenin aku di RS. Dan dateng juga rekan-rekan kantorku. Mereka menjenguk dan bawain buah-buahan dan makanan. Terimakasih banyak semuanya (/\) semoga tuhan membalas kebaikan kalian semua. Amiin.. YRA

Setelah jam kunjungan selesai, aku kembali cuma di temani Bubu, dokter THT ku datang untuk mengecek, dia bilang nanti check up 2 minggu kemudian. Dan aku emang saat itu udah dibolehin pulang. FYI katanya grommet di telingaku itu sebenernya bisa lepas dengan sendirinya kalau emang udah sehat gendang telinganya. Terus aku nunggu proses administrasi asuransi yang lamanya minta ampun. Seharian gak kelar2. Yang harusnya aku udah bisa pulang siang hari, aku masih nunggu approval asuransi sampe jam 11 malem dong. Dan itu aku harus keluar RS karena saat pendaftaran, aku cuman dihitung buat rawat inap semalem aja. Kalo aku gak keluar RS malem itu, aku nanti harus bayar kamar lagi dan lama lagi ngajuin proses asuransinya. Akhirnya ada juga approval dari Asuransi itu sekitar jam 12 malem. Aku juga udah lepas infusan. Lalu beres2 mau pulang dan menuju loket administrasi. Disitu aku dikasih tagihan yang ternyata approval asuransiku gak full cover karena mungkin udah over limit kali. Shocked. Jadi sisanya aku mesti bayar sendiri sekitar 10jt-an lebih :’”( sad....

Habis ludes uang tabunganku. Tapi mau gimana lagi kan.. masa mau kabur dan gak bayar? Setelah pembayaran selesai, aku order grab car buat pulang bareng Bubu. Karena udah malem juga, Bubu akhirnya ikut nginep di tempatku. Karena kalau pulang ke rumahnya, dia harus naik KRL dan mana ada kereta jam 12 malam.

Beberapa minggu berlalu, pendengaranku udah biasa aja. Walaupun si grommet, sampai detik ini aku nulis masih betah ada di dalem telinga. Belum lepas. Paling kalo lagi sujud pas sholat kadang suka ada bunyi krek-krek gitu di dalem telinganya. Aku juga check up tiap dua minggu sekali dan kata dokter emang grommetnya masih tetap dipertahanin karena dia bakal lepas sendiri kalo emang beneran udah sembuh total. Awal-awal aku juga masih sering keluar darah dari hidung tapi lama kelamaan sembuh sendiri. Aku juga dikasih obat semprot hidung, tetes telinga, dan cairan Nacl buat cuci hidung. Sekarang tiap pagi, aku gak jadi anak ingusan lagi dong.. Alhamdulillah…..

Mungkin sekian dulu curcol kali ini. Nanti aku cerita lagi deh kalo grommetnya udah di lepas atau lepas dengan sendirinya. Mudah-mudahan sih segera lepas sendiri yaa (/\)

See you guys. Terimakasih sudah membaca.

Baca Juga:  Cerita Lanjutan Pasang Grommet

Galeri foto (kalo ngeri, di skip aja ya):


Penampakan Grommet di gambar kiri atas.
Masih ada flek darah di pinggirannya. Dan masih ada cairan di belakang gendang telinga

Saat masih belum sadarkan diri di foto sama Bubu.
Di gambar kiri terlihat mesin penghangat yg ada selang gede nya itu





Wednesday, June 12, 2019

Minal Aidin Wal Faidzin

Assalamu'alaikum teman-teman semuaa..
Apa kabar? Semoga selalu dalam kondisi sehat wal'afiat ya..
Gimana puasa Ramadhannya full kah?  Syukurlah kalau full, kalau yang bolong-bolong, segera lunasin ya.. jangan dinanti-nanti biar gak numpuk.

Momentum lebaran baru aja kita lalui nih, aku ingin mohon maaf lahir dan batin kepada semuanya apabila sampai detik ini banyak salah-salah kata, atau konten dan bahkan perilaku yang kurang berkenan di hati teman-teman semua. Semoga kita bisa saling bebaskan dan mari kita mulai lembaran baru. Semoga kedepannya kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi dalam segala hal.  

Pada mudik kemana nih btw? Kalau aku mudik ke Bandung aja kumpul-kumpul sama keluarga dari mamah, sempet juga ke Bogor buat ziarah dan berkunjung ke keluarganya papah tapi cuma sehari. Total sih aku libur kerja semingguan kali ya. Oh iya, pas arus balik mau ke Jakarta, aku dari rumah (Bdg barat) itu nebeng mobilnya bibi yang mau ke Subang. Turun di Cimahi dan nyambung angkot mau nyamperin bis Primjas di Terminal Leuwi Panjang. Biasanya sih tiap tahun lancar-lancar aja. Eh taunya pas sampe Leuwi Panjang, tempat nongkrongnya bis Primjas itu kosong dong..Kehabisan. Pokonya pemandangan Leuwi Panjang yang biasanya banyak bis, saat itu kosong. Orang-orang juga pada terlantar gitu aja nungguin bis yang pada belum datang karena mungkin terjebak macet dan armada yang kurang. Sekitar jam 3.30 sore aku ikut nunggu tuh beberapa menit dan akhirnya nongol satu bis Primjas jurusan yang sesuai dengan tujuanku. Langsung aja aku lari paling depan deketin bis itu dan optimis bakal kebagian kursi. Eh pas udah deket, itu bis ternyata udah penuh bangett dan si keneknya sambil buka pintu bilang "Minggir-minggir.. udah penuh.. ini aja ada yang mau turun lagi saking penuhnya" Laaah..... Jadi ya ada banyak orang yang nyegat itu bis sebelum masuk terminal. Otomatis pas bis masuk terminal, kapasitasnya udah penuh sesek. Sontak aja orang-orang yang nunggu di terminal ngomel-ngomel termasuk aku. "Jangan naikin penumpang diluar dong pak, kita di terminal pada nunggu nih!" Curang, ngeselin banget.

Dari situ, aku udah ga punya harapan dengan bis Primjas yang gak profesional saat itu. Akhirnya ku putuskan untuk nyari travel. Dan untungnya masih nemu kursi kosong di Baraya Travel untuk jam 7.30 malem. Ya gapapa lah malem asal pasti kebagian daripada nungguin Bis yang gak pasti. Langsung aja aku reservasi dan bayar online. Setelah itu order Gojek menuju Shelter Baraya yang di Surapati, nuker tiket dan nyempetin solat ashar di mesjid Pusdai yang emang deket sama Shelter Baraya. Kuputuskan untuk nunggu di Pusdai saja sampe Isya dan sempet makan nasi ketan dan bekel yang kubawa dari rumah. *Terimakasih mak haji dan mamah atas bekalnya (T/\T)

Setelah Isya, aku kembali ke Shelter Baraya dan katanya ada keterlambatan keberangkatan. Well, aku udah pasrah ajalah duduk di ruang tunggu. Sampai akhirnya jam 8 aku denger tujuanku di panggil-panggil. Lega rasanya.. 

Saat itu ada penggabungan 2 jadwal keberangkatan dengan memakai bis gede. Nyaman banget, luas. Aku taroh tas ku di kursi sebelah biar ga ada orang di sebelahku wkwk. Ada beberapa orang yang nyari-nyari kursi tapi aku cuek aja. Lagi males berbagi kursi. Soalnya yang lain juga masih banyak yang duduk sendiri. Biarin aja. Hahaha. Dan akhirnya jam 8.15an bis berangkat lancar tuh sampe Purwakarta. Yap sampe Purwakarta stuck cuy macetoz hahaha... pokonya nyampe-nyampe Jakarta pas adzan subuh :V dan itu hari senin. Untung aku masih ngajuin cuti buat seninnya. Jadi gak ngantor. Bisa istirahat seharian. :)))

Menurutku sih macet mudik tahun ini parah banget dibanding tahun-tahun sebelumnya. Banyak teman-teman kantor juga pada waw rekor jam macetnya. Jelas ini PR pemerintah buat nemuin solusi kemacetan yang membandel ini. Dan semoga tahun-tahun kedepan, kemacetan bisa berkurang yaa ('/\') Amiin....